Rabu, 10 April 2019

Pengertian dan contoh Verb Phrases, Tenses( Present, Past, Future) dan Subject Verb Agreement


VERB PHRASE

Verb phrase berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb (kata kerja utama) dan auxiliary verb (kata kerja bantu).
Main verb adalah verb apapun (termasuk linking verb) yang bukan merupakan auxiliary verb. Adapun auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb (be, do, have) atau modal auxiliary verb(can, could, may, might, will, would, shall, should, dll).
Berdasarkan generative grammar verb phrase adalah predicate, yaitu: main verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya: auxiliary verb, complement (objek kalimat), dan/atau modifier, namun tidak termasuk subjek kalimat.

Contoh            :
I enjoy swimming.
(Saya menikmati berenang.)
enjoy = main verb
He arrived this morning.
(Dia tiba pagi ini.)
arrived = main verb
She was born in April.
(Dia dilahirkan di bulan april.)
·         was = modal auxiliary verb
·         born = main verb (past participle)
You should see a doctor during pregnancy.
(Kamu seharusnya mengunjungi dokter selama hamil.)
·         should = modal auxiliary verb
·         see = main verb
It has just been raining in Bandung.
(Baru saja turun hujan di Bandung.)
·         has, been = primary auxiliary verb
·         just = adverb (modifier)
·         raining = main verb berupa present participle
That is yours.
(Itu milikmu.)
is = main verb berupa linking verb
He has worked at the office since January.
(Dia telah bekerja di kantor itu sejak Januari.)
·         has = primary auxiliary verb
·         worked = main verb (past participle)



PRESENT TENSE

1. Simple Present (Kebiasaan/sederhana sekarang)
 

Simple Present adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan perbuatan. Dimana perbuatan itu sedang dikenakan atau sesuatu yang merupakan kebiasaan sehari-hari. Ciri-ciri keterangannya antara lain every day, every Sunday, every month, every year, every week, etc
Ø Rumus :
A. Bentuk Nominal
I/You/We/They + To Be (am/are)
 He/She/It + To Be (is) 
Contoh:
1) She is here every Monday.
Dia berada disini setiap hari Senin.
2) We are at cinema every night.
Kami berada di bioskop setiap malam
3) He is very poor
Dia sangat miskin
B. Bentuk Verbal
I/You/We/They + VERB I
He/She/It + VERB I (s/es)
Contoh:
1) We go lo school every day.
Setiap hari kami pergi ke sekolah.
2) They study Math at school.
Mereka belajar matematika di Sekolah
3) He watches movie in the evening
Dia nonton bioskop pada sore hari.
Ø Penggunaan Present Tense :
- Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan sering dilakukan (habitual action).
Contoh:
1. They go to school every day.
Mereka pergi ke sekolah setiap hari. 
2. He goes to the office at 7 o’clock.
Dia pergi ke kantor pada jam 7. 
- Digunakan untuk menyatakan suatu kebenaran umum (general truth) atau suatu kejadian yang tidak dapat disangkal (dan dulu sampai sekarang tidak mengalami perubahan).
Contoh:
1. The sun sets in the west.
Matahari terbenam di barat
2. The world is around.
Dunia (adalah) bulat
3. The ice is cold
Itu rasanya dingin.
Ø Simple Present Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative) :
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka ditambahkan kata bantu di depan Subject, yaitu: 
- To Be (is/am/are) pada kalimat Bentuk Nominal
? : To Be (am/are) + I/You/We/They ? : To Be (is) + He/She/It) 
- Do untuk I/You/They/We dan Does untuk He/She/It pada kalimat Bentuk Verbal.
? : Do + I/You/We/They + VERB I ? : Does + He/She/It + VERB I (s/es) 
Contoh:
1. Are you a new student here ?
Apakah anda siswa baru disini ?
2. Do you speak English ?
Apakah kamu berbahasa Inggris ?
3. Does he go to Ball every day ?
Apakah dia pergi ke Bali setiap hari ?
Catatan: 
Perlu diingat, apabila kalimat Interrogative dipergunakan pada orang ketiga tunggal (he/she/it) pada Bentuk Verbal, maka kata kerjanya tidak mendapatkan tambahan apa-apa:
Contoh : Does she goes to ..... menjadi Does she go to ...... 

Ø Simple Present Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan -not (n’t) 
- Di belakang To Be (is/am/are) pada Bentuk Nominal:
-: I/You/We/They + To Be (am/are) + not 
-: He/She/It + To Be (Is) + Not
- Di belakang Do atau Does pada Bentuk Verbal
-: I/You/We/They + VERB I + do + not 
-: He/She/It + VERB I (s/es) + does + not
Contoh: 1. I am not a police. Saya bukan seorang polisi 2. They do not (don’t) study English. Mereka tidak belajar Bahasa Inggris. 3. She does not (doesn’t} speak English well, Dia belum berbahasa Inggris dengan baik. 

Ø Kalimat pada Bentuk Verbal adalah Kalimat Berita (Affirmative) :
Jika kalimat pada bentuk verbal adalah kalimat berita dan subjectnya orang ketiga tunggal (ke/she/it}, maka kata kerja dasar yang digunakan akan mengalami perubahan sebagai berikut:
 a. Kata kerja dasar pada umumnya ditambah -s. 
to cut cuts memotong
to dig digs menggali
b. Kata kerja dasar yang berakhiran ch, sh, s dan x ditambah -es. 
to teach teaches mengajar
to wash washes mencuci
to mix mixes mencampur
c. Kata kerja dasar berakhiran o ditambah -es. 
to do does mengerjakan
to go goes pergi
to undo undoes membatalkan
d. Kata kerja dasar yang berakhiran vokal e. meskipun bersuara z dan j, ditambahkan -s.
to use uses menggunakan
to leave leaves meninggalkan
e. Kata kerja dasar yang berakhiran y dan didahului oleh huruf mati, y diganti dengan i kemudian ditambah dengan -es.
to fly flies tentang
to study studies belajar
f. Kata kerja dasar yang berakhiran y dan didahului oleh huruf hidup, hanya ditambah dengan -s saja.
to buy buys membeli

Ø Kalimat dalam Bentuk Verbal Mendapat Kata Bantu (can/may/must)
Jika kalimat dalam bentuk verbal mendapat kata bantu (can/may/must) maka tidak terjadi penambahan terhadap kata kerja dasarnya. Meskipun subjectnya orang ketiga tunggal. Contoh: 1. I can speak English. Saya dapat berbahasa Inggris 2. You may not smoke here. Kamu tidak dapat merokok di sini. 

Ø Tanda Waktu ( Time Signal)
Tanda waktu yang dipergunakan di dalam bentuk Simple Present Tense adalah sebagai berikut: 
always (selalu)
as a rule (lazimnya) generally (umumnya) normally (biasanya) usually {biasanya) often (seringkali) never (tak pernah) regularly (secara teratur) sometimes (kadang-kadang) seldom (jarang) now days (saat sekarang) steadily (terus-menerus) frequently (sering kali) 
here (di sini)
there (di sana every day (setiap hari) every other day (dua hari sekali) every Sunday (trap Hari Minggu) every week (tiap Minggu} now and then (kadang kala) occasionally (kadang-kadang) on and off (kadang-kadang) once in a white (sekali-sekali) once in a week (sekali seminggu) twice a year (dua kali setahun) when (ketika) 

2. Present Continues Tense (Waktu sedang berlangsung sekarang) 
(klik untuk melihat selengkapnya)

3. Present Perfect Tense (Bentuk kalimat sempurna selesai sekarang)
 
Present prefect ialah suatu bentuk kalimat dalam bahasa Inggris yang menyatakan suatu perbuatan yang telah dikerjakan (pada masa lampau). Masa lampau bisa sekarang, baru saja, tadi, kemarin. minggu lalu, bulan lalu, tahun lalu dan sebagainya. Waktu yang demikian itu hams menggunakan bentuk present perfect. Biasanya kalimat present perfect ditandai misalnya dengan kata: since 1995, three times, two times, dan lain sebagainya.
Ø Rumus:
A. Bentuk Nominal: 
I/we/you/they + Have + been
He/se/It + Has + been 
Contoh:
1) I have been to China before
Saya sudah pernah ke Cina sebelumnya
2) She has been shot by me just now
Dia sudah tertembak olehku tadi.
Bentuk Verbal:
I/We/You/They + Have + V III He/She/It + Has + V III 
Contoh:
1. I have eaten.
Saya sudah makan.
2, We have sung Indonesia Raya together.
Kami telah menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.
Ø Penggunaan Present Perfect Tense :
— Digunakan untuk menyatakan kegiatan atau peristiwa yang terjadi pada waktu lampau dan masih berhubungan dengan waktu sekarang.
Contoh:
Mr. Gatot has been here since morning.
Tuan Gatot sudah berada d s/ni sejak pagi.
— Digunakan untuk menunjukkan suatu perbuatan ulangan pada waktu yang tidak tertentu. Dalam hal ini sering memakai kata-kata ever, never, before, already dan yet.
Contoh; We have eaten our breakfast already. Kami' sudah selesai memakan sarapan pagi kami. 
— Digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang telah terjadi.
Contoh: She has met your friend. Dia telah berjumpa temanmu. 
— Digunakan untuk menunjukkan suatu perbuatan atau peristiwa yang selesai dalam waktu singkat. Dalam hat ini sering dipakai kata-kata seperti at last, finally, just recently.
Contoh:
She has just spoken to me.
Dia baru saja bicara denganku
Ø Present Perfect Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka have atau has diletakkan di muka Subject 
? : Have + I/We/You/They + V III 
? : Has + He/She/It + V III
Contoh:
 1. Have I shot the bird just now ?
 Apakah say a sudah menembak burung itu tadi ?
 2. Has she seduced me twice ?
 Apakah dia sudah merayu saya dua kali ? 

Ø Present Perfect Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal. maka harus ditambahkan –not di belakang have dan has 
-: I/We/You/They + Have + not + V III
-: He/She/It + Has + not + V III
Contoh:
 1. We have not {haven t) killed the snake in the forest Kami belum membunuh ular itu di hutan.
 2. She has not (hasn’t) seduced me twice. Dia belum merayuku dua kali 

Ø Tanda Waktu (Time Signal) :
Once (sekali) twice (dua kali) Three times (tiga kali) many times (berkali-kali) Several times (beberapa kali) this week (minggu ini) This month (bulan ini) this year (tahun ini) already (sudah) just (baru saja) as yet (sampai sekarang) so far (sejauh ini) lately {akhir-akhir ini) up to the present times {hingga kini) recently (baru-baru ini) finally (akhirnya) at last (akhirnya) since yesterday (sejak kemarin) since 1970 (sejak tahun 1970) for an hour (selama satu jam) for two year (selama dua tahun) never (tak pernah) ever (pernah) 

PAST TENSE
1. Simple Past Tense (Bentuk lampau sederhana)

2. Past Continuous Tense (Sedang berlangsung lampau) 
Past continuous tense ialah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung di masa lampau.
Rumus:

I / He / She / it + was + VI + ing
 We / you / they + were +V I + ing
 Contoh:
 1) t was writing a lesson all day, yesterday.
 Sepanjang hari kemarin say a menulis pelajaran.
 2) They were studying math yesterday Mereka sedang belajar matematika kemarin. 

Ø Penggunaan Past Continuous Tense:
— Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sedang terjadi di waktu lampau.
Contoh: We were going out at! afternoon last Sunday. Kami sedang keluar sepanjang sore hari Minggu lalu. 
— Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang sudah dimulai namun masih tetap berlangsung ketika kejadian lain terjadi di waktu lampau.
Contoh: When you called me, I was studying English. Ketika kau menelepon say a, saya sedang belajar bahasa Inggris. 
Ø Past Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative) :
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka To Be (was/were) .diletakkan di depan Subject.
? : Was + I / He / She / it + V I + ing ? : Were + We / you / they + V I + ing Contoh: 1. Was I shutting the door when they came ? Apakah saya sedang menutup pintu ketika mereka datang ? 2. Were you painting this picture when they met him? Apakah kamu sedang melukis gambar ini ketika mereka bertemu dia ? 
Ø Past Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan -not di belakang To Be (was/were).

- : I / He / She / it + Was + not + V I + ing - : We / you / they + Were + not + V I + ing Contoh: 1. We were not repairing the car when he went to Solo. Kami tidak sedang memperbaiki mobil ketika dia pergi ke Solo. 2. She was not helping her mother when we studied. Dia tidak sedang menolong ibunya ketika kami belajar. 
Ø Tanda Waktu (Time Signal) :
Tanda waktu yang seringkali digunakan dalam bentuk Past Continuous Tense adalah sebagai berikut:
when (ketika) - biasanya diikuti oleh Past Tense while (selagi. Sementara) - biasanya diikuti oleh Past Continuous Tense as {ketika) all day yesterday (sepanjang hari kemarin) the whole day last Monday (sepanjang hari Senin yang lalu)

  3. Past Perfect Tense (Sempurna selesai lampau) 

  4. Past Perfect Continuous Tense (Sedang Berlangsung Selesai Lampau) 
Past Perfect Continuous Tense ialah bentuk waktu yang digunakan menyatakan suatu kejadian di masa lampau yang berlangsung sebelum peristiwa lain.
Rumus:

I/You/They/We/He/She/It + Had + been + V I ing 
Contoh: 
1) When I came from Bangkalan in 1991, she had been living there about seven years.
Ketika saya datang dari Bangkalan pada tahun 1991. dia telah tinggal di sana sekitar tujuh tahun.
2) When my sister heard the radio, I had been finishing my homework.
Ketika kakakku mendengarkan radio, saya sudah menyelesaikan pekerjaan rumahku.
Ø Past Perfect Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka had diletakkan di muka Subject
- : Had + I/You/Thy/We/He/She/It + been + V I ing
 Contoh:
 1. Had we been sweeping the classroom, when our teacher came ? 
Apakah kamu sudah sedang menyapu ruangan kelas, ketika guru kami datang ?
2. Had she been finishing her duty before her leader inspected it ? 
Apakah dia sudah sedang menyelesaikan tugasnya, sebelum pimpinannya memeriksanya ?
Ø Past Perfect Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negatif):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan -not di belakang had. 
- : Had + I/You/We/He/She/It + Had + not + been + V I + ing
 Contoh:
 1. He had not been abusing me before I went.
 Dia belum sedang mencaci maki saya sebelum saya pergi.
 2. They had nor been sleeping until I came to met them.
 Mereka belum sedang tidur hingga saya menemui mereka. 

Ø Tanda Waktu (Time Signal) :
Tanda waktu yang seringkali dipergunakan dalam Past Perfect Continuous Tense adalah sebagai berikut : when (ketika) until (hingga) 


FUTURE TENSE

  1. Simple Future Tense (Akan datang sederhana). 
Simple future tense adalah bentuk waktu yang menyatakan suatu perbuatan yang akan dikerjakan di waktu mendatang. Ciri penandanya misalnya terdapat kata tomorrow, next week, next month, next year, next Saturday dsb.
Ø Rumus:
A. Bentuk Nominal:

I/We + shall + be They/You/He/She/It + will + be Contoh: 1) She win be at home tomorrow. Ia akan berada di rumah besok 2). The shrimp will be fished by them at the dam. Udang akan dipancing mereka di tambak. 
B. Bentuk Verbal:

I / Wee + shall + V I You / They / She / It + will + V I 
Contoh:
 1) I will go to Surabaya tomorrow.
 Besok saya akan pergi ke  Surabaya.
 2) I shall boil water in the kitchen.
 Aku akan mendidihkan air di dapur. 

Ø Penggunaan Simple Future Tense:
— Digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan dilakukan pads waktu yang akan datang.
Contoh:
I shall go to Jombang next moth.
Saya akan pergi ke Jombang bulan depan.
— Digunakan untuk menunjukkan syarat.
Contoh:
Mr. Fajar will give you a good camera if you go with him.
Tuan Fajar akan memberimu sebuah kamera yang bagus jika kamu pergi bersamanya.
— Digunakan untuk memohon kepada seseorang untuk melakukan sesuatu.
Contoh;
Will you please help me to post this letter.
Tolong poskan  surat ini untuk saya.
— Digunakan untuk membuat suatu janji pada waktu yang akan datang.
Contoh:
She will help you by three this afternoon.
Dia akan membantumu menjelang pukul tiga sore nanti.
Ø Simple Future Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka shall dan will diletakkan di depan Subject. 
- : Shall + I/ We + VI ? : Will + You / They /She/It +V I 
Contoh: 1. Shall I boil water in the kitchen? Apakah saya akan mendidihkan air di dapur?
 2. Will you send his book next week? Apakah kau akan mengirimkan bukunya minggu depan? 

Ø Simple Future Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan –not di belakang shall dan will. 
- : I / We + Shall + not + V I
 - : You / They / She / It + Will + not + V I
 Contoh:
 1. She will not keep certificate in the cupboard.
 Dia tidak akan menyimpan ijazahnya di lemari.
 2. We shall not dig a well tomorrow.
 Kami tidak akan menggali sumur besok. 

Ø Tanda Waktu (Time Signal):
Tanda waktu yang biasa digunakan dalam bentuk Simple Future Tense adalah sebagai berikut: 
this afternoon (nanti sore)
to night (malam nanti) tomorrow (besok) if (jika) before (sebelum) after (sesudah) till (hingga) 
next week (minggu depan)
next Sunday (hari Minggu depan) soon {segera) when (ketika) while (ketika, selagi) as soon as (segera sesudah) until (hingga, sampai)

  2. Future Continuous Tense (Akan sedang berlangsung) 
Future continuous Tense ialah bentuk waktu yang menyatakan suatu perbuatan akan (sedang) berlangsung pada waktu mendatang. Ciri penandanya biasanya menggunakan kata at five next week, at this time tomorrow, dan lain sebagainya.
Ø Rumus:
I/We + shall + be + V I + ing
You/They/He/She/It + will + be + V I + ing 
Contoh:
 1) My mother will be teaching math at  five o'clock next week.
 Jam  lima minggu depan ibuku akan (sedang) mengajar
 2) I shall be going out at six tomorrow morning.
 Saya akan sedans keluar pada jam enam besok pagi. 
Ø Future Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative)
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka shall dan will diletakkan di depan Subject.
? : Shall + I/We + be + V I + ing ? : Will + You/They/He/She/It + be VI + ing 
Contoh: 1. Shall I be studying English if you come to night? 
Apakah saya akan sedang belajar bahasa Inggris kalau kamu datang nanti malam?
2. Will you be helping me if you have a change? 
Apakah kamu akan sedang membantu saya jika kamu punya kesempatan ?
Ø Future Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan –not di belakang hall dan will. 
- : I/We + Shall + not + be + V I + ing
 - : You/They/He/She/lt + Will + not + be + V I + ing
 Contoh:
 1. You will not be helping me if you have a change. 
Kamu tidak akan sedang membantu saya, kalau kamu punya kesempatan.
2. We shall not be proposing for a job at seven o'clock.
 Kami tidak akan sedang melamar suatu pekerjaan pada jam tujuh. 
Ø Tanda Waktu (Time Signal):
Tanda waktu yang sering digunakan pada Future Continuous Tense adalah sebagai berikut: at this time next year (waktu ini tahun depan)
at this time tomorrow (pada saat ini besok)

3. Future Perfect Tense (Sempurna selesai akan datang) 
Future perfect tense ialah bentuk waktu yang menyatakan suatu perbuatan yang telah dilakukan di masa lampau selesai pada waktu lain di masa yang akan datang. Ciri-ciri penandanya biasanya terdapat kata by the time, by the end of, before, dsb.
Ø Rumus:
A. Bentuk Nominal 
I/We + shall + have + been They/You/He/She/It + will + have + been 
Contoh: 1) She will have been at home
 Dia akan telah berada di rumah.
 2) The wild boar will have been here for a year by next week. 
Babi liar itu akan telah berada di sini selama satu tahun menjelang akhir minggu ini.
B. Bentuk Verbal:
I/We + shall + have + V III
 They/You/He/She/It + will + have + V III
 Contoh:
 1) My sister will have read two Novel of Fredy’s writes by the end of this week. 
Kakak perempuanku telah membaca dua novel karangan Fredy dan (akan) selesai dalam minggu ini.
2) We shall have arrived at India by  Sunday.
 Kami akan sudah tiba df  India pada hari Minggu. 

Ø Future Perfect Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative);
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka shall dan will diletakkan di depan Subject.

- : Shall + I/We + have + V III
- : Will + They/You/He/She/It + have + V III 
Contoh:
 1. Wit they have paid the house by the end of this Sunday ? 
Apakah mereka akan sudah membayar rumah ini menjelang akhir Minggu?
2. Shall I have left my house for seven month, by the end of next week ?
Apakah says akan sudah meninggalkan rumahku selama tujuh bulan, menjelang akhir minggu ini?

Ø Future Perfect Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan –not di belakang shall dan will.
 - : I/We + Shall + not + have + V III 
- : They/You/He/She/It +Will + not + have + VIII
Contoh:
 1. The wild boar win not have been here for a year by next month 
Babi liar itu belum akan sudah di sini selama setahun menjelang akhir bulan ini.
2. They will not have arrived at  Surabaya by this week.
 Mereka belum akan sudah tiba di  Surabaya menjelang minggu ini. 
Ø Tanda Waktu (Time Signal) :
Tanda Waktu yang sering digunakan dalam bentuk Figure Perfect Tense adalah sebagai berikut: by Sunday (menjelang hari Minggu) by the end of this week (menjelang akhir minggu ini) by next month (menjelang bulan depan) 
4. Future Perfect Continuous Tense (Sedang berlangsung selesai akan datang)
Future perfect continuous tense ialah bentuk waktu yang menyatakan perbuatan yang sudah terjadi di masa lampau dan perbuatan itu mungkin akan berlangsung pada waktu yang berlainan di masa mendatang.
Ø Rumus:


I/We + shall + have been + V I + ing
 You/They/He/She/It + will + have been + V I + ing Contoh: 
1) By next New year I shall have been teaching at this SMU for three years.
Menjelang tahun baru mendatang (berarti) telah tiga tahun saya mengajar di SMU.
2) He will have been composing for a year by the end of this year 
Dia akan sudah mengarang selama setahun menjelang akhir tahun ini.

Ø Future Perfect Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative):
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka shall dan will diletakkan di depan Subject.

? : Shall + I/We + have been +V I + ing
 ? : Will + You/They/He/She/lt + have been + V I + ing

Contoh: 
1. Will you have been leaving the town for two years by the end of this year ?
Apakah kamu akan sudah meninggalkan kota ini menjelang akhir tahun ini ?
2. Shall we have been studying at SMP for three years by the year ? 
Apakah dia akan sudah belajar di SMP selama tiga tahun menjelang tahun ini ?
Ø Future Perfect Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal. maka ditambahkan -not di belakang shall dan will.

- : I/We + Shall + not + have been + V I + ing
 - : You/They/He/She/H + Will + not + have been + V I + ing Contoh: 
1. I shall not have been staying here for five years by the end of the month.
Say a belum akan sudah tinggal di sini selama  lima tahun menjelang akhir bulan ini.
2. Shall we not have been swimming for two days the end of this week. 
Itu belum akan sudah berenang selama dua hari menjelang akhir minggu ini.
Ø Tanda Waktu (Time Signal):
Tanda waktu yang sering digunakan dalam bentuk Puture Perfect Continuous Tense adalah sebagai berikut: by the end of ... (menjelang akhir ...) by the end of this year (menjelang akhir tahun ini) by the end of 1995 (menjelang akhir tahun 1995)

5. Past Future Tense (Lampau akan datang) 

Ø Past Future Continuous Tense (Akan sedang berlangsung dimasa lampau)
Past future continuous tense ialah bentuk waktu untuk menyatakan perbuatan yang akan (sedang) dilaksanakan di masa lampau. 
Ø Rumus:
I/We + should + be + V I + ing
You/They/He/She/It + would + be + V I + ing

Contoh:
 1) I should be beginning an examination at this time following day.
 Aku akan (sedang) memulai ujian pada jam ini di hari berikutnya
 2) We would be playing at six o'clock yesterday morning.
 Pukul enam kemarin pagi saya (akan) sedang bermain. 
Ø Past Future Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Tanya (Interrogative) :
Jika hendak membuat kalimat tanya, maka should dan would diletakkan depan Subject.

- : Should + I/We + be + V I + ing
- : Would + You/They/He/She/It + be + V I + ing

Contoh:
 1. Should I be watching TV at  nine o'clock last night ?
 Apakah saya akan sedang melihat TV jam sepuluh tadi malam ?
 2. Would you be playing a chess at  three o'clock yesterday ?
 Apakah kamu akan sedang bermain catur pada jam tiga kemarin ? 
Ø Past Future Continuous Tense dalam Bentuk Kalimat Menyangkal (Negative):
Jika hendak membuat kalimat menyangkal, maka ditambahkan -not

- : I/We + Should + not + be + V I+ ing
 - : You/They/He/She/It + Would + not + be + V I + ing

Contoh:
 1. She would not be reading the novel at six o'clock last Sunday.
 Dia tidak akan sedang membaca novel pada jam enam minggu lalu
 2. I should not be watching TV at  nine o'clock last night.
 Saya tidak akan sedang menonton TV jam sembilan tadi malam.

 Tanda Waktu (Time Signal):
 Tanda waktu yang sering dipergunakan dalam bentuk Past Future Continuous Tense adalah sebagai berikut: at this time the following day (saat ini hen berikutnya) at five yesterday (jam lima kemarin).

 3. Past Future Perfect Tense (Pada masa lampau (akan) selesai sempurna).

SUBJECT VERB AGREEMENT
Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak).

Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
Keterangan:
subject= bold; verb= italic
No
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement
1
The sun rises.
(Matahari terbit.) singular subject, singular verb
2
The stars shine.
(Bintang bersinar.) plural subject, plural verb
3
Leo rarely eats white bread.
(Leo jarang makan roti putih.) singular subject, plural subject
4
You go straight ahead then turn left.
(Kamu jalan lurus ke depan lalu belok kiri.) singular/plural subject, plural verb
5
My boss always comes on time.
(Bos saya selalu datang tepat waktu.) singular subject, singular verb
6
They like eating out.
(Mereka suka makan diluar.) plural subject, plural verb
7
Ricky is smart.
(Ricky pintar.) verb to be
8
The children are naughty.
(Anak-anak itu nakal.) verb to be
9
I am hungry.
(Saya lapar.) verb to be
10
You are gorgeous.
(Kamu sangat menarik.) verb to be
11
She drove fast.
(Dia mengebut.) TIDAK BERLAKU
12
I was there yesterday.
(Saya di sana kemarin.) verb to be
13
You were always busy.
(Kamu dulu selalu sibuk.) verb to be

Jika ada helping verb / auxiliary verb, maka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar, present participle (-ing), atau past participle (verb-3). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-are, was-were, does-do, dan has-have. Khusus untuk has-have, agreement tidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya. Pada situasi tersebut, have yang digunakan.
                                                                  


Rabu, 20 Maret 2019

Subject,Verb,Complement & Modifier

Related image


SUBJECT
The subject of a sentence is the noun, pronoun or noun phrase that precedes and governs the main verb. The subject is the part of the sentence that performs an action or which is associated with the action.
For Example  :
  • David plays the piano
The subject “David” performs the action of  “playing the piano”.
  • The police interviewed all the witnesses.
The subject “The police” performs the action of  “interviewing all the witnesses”.

Selasa, 04 Desember 2018

COBIT


1. Definisi COBIT?

Control Objective for Information and related Technology, disingkat COBIT, adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi. Standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA. COBIT 5 merupakan versi terbaru. COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) merupakan audit sistem informasi dan dasar pengendalian yang dibuat oleh Information Systems Audit and Control Association (ISACA) dan IT Governance Institute (ITGI) pada tahun 1992.
COBIT Framework adalah standar kontrol yang umum terhadap teknologi informasi, dengan memberikan kerangka kerja dan kontrol terhadap teknologi informasi yang dapat diterima dan diterapkan secara internasional.


2.Siapa Saja pengguna COBIT?

-Organisasi
-Perusahaan
-Manajer



3.Skala maturity dari COBIT?

Maturity model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT yang . Sebagai contoh adalah ada beberapa proses dan sistem kritikal yang membutuhkan manajemen keamanan yang lebih ketat dibanding proses dan sistem lain yang tidak begitu kritikal. Di sisi lain, derajat dan kepuasan pengendalian yang dibutuhkan untuk diaplikasikan pada suatu proses adalah didorong pada selera resiko Enterprise dan kebutuhan kepatuhan yang diterapkan.
Penerapan yang tepat pada tata kelola TI di suatu lingkungan Enterprise, tergantung pada pencapaian tiga aspek maturity (kemampuan, jangkauan dan kontrol). Peningkatan maturity akan mengurangi resiko dan meningkatkan efisiensi, mendorong berkurangnya kesalahan dan meningkatkan kuantitas proses yang dapat diperkirakan kualitasnya dan mendorong efisiensi biaya terkait dengan penggunaan sumber daya TI.

Maturity model dapat digunakan untuk memetakan :
1. Status pengelolaan TI perusahaan pada saat itu.
2. Status standart industri dalam bidang TI saat ini (sebagai pembanding)
3. status standart internasional dalam bidang TI saat ini (sebagai pembanding)
4. strategi pengelolaan TI perusahaan (ekspetasi perusahaan terhadap posisi pengelolaan TI perusahaan)

Tingkat kemampuan pengelolaan TI pada skala maturity dibagi menjadi 6 level :

· Level 0(Non-existent); perusahaan tidak mengetahui sama sekali proses teknologi informasi di perusahaannya 

· Level 1(Initial Level); pada level ini, organisasi pada umumnya tidak menyediakan lingkungan yang stabil untuk mengembangkan suatu produk baru. Ketika suatu organisasi kelihatannya mengalami kekurangan pengalaman manajemen, keuntungan dari mengintegrasikan pengembangan produk tidak dapat ditentukan dengan perencanaan yang tidak efektif, respon sistem. Proses pengembangan tidak dapat diprediksi dan tidak stabil, karena proses secara teratur berubah atau dimodifikasi selama pengerjaan berjalan beberapa form dari satu proyek ke proyek lain. Kinerja tergantung pada kemampuan individual atau term dan varies dengan keahlian yang dimilikinya. 

· Level 2(Repeatable Level); pada level ini, kebijakan untuk mengatur pengembangan suatu proyek dan prosedur dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut ditetapkan. Tingkat efektif suatu proses manajemen dalam mengembangankan proyek adalah institutionalized, dengan memungkinkan organisasi untuk mengulangi pengalaman yang berhasil dalam mengembangkan proyek sebelumnya, walaupun terdapat proses tertentu yang tidak sama. Tingkat efektif suatu proses mempunyai karakteristik seperti; practiced, dokumentasi, enforced, trained, measured, dan dapat ditingkatkan. Product requirement dan dokumentasi perancangan selalu dijaga agar dapat mencegah perubahan yang tidak diinginkan. 

· Level 3(Defined Level); pada level ini, proses standar dalam pengembangan suatu produk baru didokumentasikan, proses ini didasari pada proses pengembangan produk yang telah diintegrasikan. Proses-proses ini digunakan untuk membantu manejer, ketua tim dan anggota tim pengembangan sehingga bekerja dengan lebih efektif. Suatu proses yang telah didefenisikan dengan baik mempunyai karakteristik; readiness criteria, inputs, standar dan prosedur dalam mengerjakan suatu proyek, mekanisme verifikasi, output dan kriteria selesainya suatu proyek. Aturan dan tanggung jawab yang didefinisikan jelas dan dimengerti. Karena proses perangkat lunak didefinisikan dengan jelas, maka manajemen mempunyai pengatahuan yang baik mengenai kemajuan proyek tersebut. Biaya, jadwal dan kebutuhan proyek dalam pengawasan dan kualitas produk yang diawasi. 


· Level 4(Managed Level); Pada level ini, organisasi membuat suatu matrik untuk suatu produk, proses dan pengukuran hasil. Proyek mempunyai kontrol terhadap produk dan proses untuk mengurangi variasi kinerja proses sehingga terdapat batasan yang dapat diterima. Resiko perpindahan teknologi produk, prores manufaktur, dan pasar harus diketahui dan diatur secara hati-hati. Proses pengembangan dapat ditentukan karena proses diukur dan dijalankan dengan limit yang dapat diukur.



· Level 5(Optimized Level); Pada level ini, seluruh organisasi difokuskan pada proses peningkatan secara terus-menerus. Teknologi informasi sudah digunakan terintegrasi untuk otomatisasi proses kerja dalam perusahaan, meningkatkan kualitas, efektifitas, serta kemampuan beradaptasi perusahaan. Tim pengembangan produk menganalisis kesalahan dan defects untuk menentukan penyebab kesalahannya. Proses pengembangan melakukan evaluasi untuk mencegah kesalahan yang telah diketahui dan defects agar tidak terjadi lagi.

Sumber : http://hanif720.blogspot.com/

Selasa, 06 November 2018

Audit Teknologi Sistem Informasi



1. Pengertian dari Aduit Sistem Informasi :



Audit sistem informasi atau Information System Audit disebut juga EDP Audit (Electronc Data Processing Audit) / Computer audit merupakan suatu proses dikumpulkannya data dan dievakuasinya butki untuk menetapkan apakah suatu sistem aplikasi komputerisasi sudah diterapkan dan menerapkan sistem pengendalian, internal yang sudah sepadan, seluruh aktiva dilindungi dengan baik atau disalahgunakan dan juga terjamin integrita data, keandalan dan juga efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan informasi berbasis komputer.



Sumber :

https://www.sepengetahuan.co.id/2017/12/pengertian-audit-sistem-informasi-tujuan-jenis-tahapan-ruang-lingkup.html



2. Tujuan dari Audit Sistem Informasi :



1.Pengaman Aset

Aset informasi pada perusahaan seperti perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya manusia, file data harus dijaga oleh sistem pengendalian intern yang baik supaya tidak terjadi penyalahgunaan aset perusahaan.



2. Menjaga Integritas Data

Integritas data adalah salah satu konsep dasar sistem informasi. Data mempunyai atribut tertentu seperti kelengkapan, kebenaran dan keakuratan. Jika integritas data tidak dijaga, maka suatu perusahaan tidak akan mempunyai hasil atau laporan yang benar bahkan perusahaan dapat mengalami kerugian.



3. Efektifitas Sistem

Efektifitas sistem informasi perusahaan mempunyai peran penting dalam proses diambilnya keputusan. Suatu sistem informasi bisa disebut efisien jika sistem informasi tersebut dapat memenuhi keperluan pengguna atau user dengan sumber daya informasi yang minimal.



4. Efisiensi Sistem

Suatu sistem bisa disebut efisien jika sistem informasi dapat memenuhi kebutuhan user dengan daya informasi yang minimal.



5. Ekonomis

Ekonomis menunjukkan kalkulasi untuk rugi ekonomi yang sifatnya kuantifikasi nilai moneter atau uang. Ekonomis bersifat pertimbangan ekonomi



Sumber :

https://www.sepengetahuan.co.id/2017/12/pengertian-audit-sistem-informasi-tujuan-jenis-tahapan-ruang-lingkup.html







3. Peralatan Audit Sistem Informasi :



C. Powertech Compliance Assessment

Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

Minggu, 08 April 2018

Cara Membuat Animasi Tata Surya

CARA MEMBUAT ANIMASI TATA SURYA





Pertama-tama kita membuka aplikasi flash akan


muncul gambar seperti ini


Untuk menentukan ukuran kertas yang anda inginkan “klik modify pilih Document


Ini tampilan awal setelah kita membuat new document


Dan di sini anda bisa menentukan ukuran kertas



Untuk memasukan gambar kita bisa klik file lalu pilih import kemudian pilih import to library



Kita pilih saja gambar yang akan kita jadika objek



Pada layer pertama masukan gamabar background ke dalam kertas, kita tarik gambar yang ada di kolom library ke tengah dan akan mucnul gambar seperti yang ada di atas.



Pada layer ke dua masukan gamabar matahari ke dalam kertas, kita tarik gambar yang ada di kolom library ke tengah dan akan mucnul gambar seperti yang ada di atas.



Pada layer ke tiga masukan gamabar bumi ke dalam kertas, kita tarik gambar yang ada di kolom library ke tengah dan akan mucnul gambar seperti yang ada di atas.



Langkah selanjutnya kita akan memberikan lintasan terhadap bumi agar bisa mengelilingi matahari, klik layer bumi lalu kita klik add motion guide



Lalu akan muncul layer baru lalu kita ganti namanya menjadi lintasan bumi, lalu kita klik oval tool dan buat lingkarannya, lalu kita pilih warna yang anda inginkan dan fil colour kita matikan agar terlihat transfaran dan akan muncul garis lingkaran seperti gambar di atas.



Langkah berikutnya kita harus memberi celah terhadap lintasan ini ada batasan dimana memulai dan dimana dia mengakhiri, perputarannya kita perbesar dengan zoom tool dan menggunakan eraser tool dan pindahkan posisi bumi, klik layer bumi kemudian selection tool dan kita pindahkan ke ujung dimana awal bumi akan di putara dan kita akan menentukan frame 250 dan klik insert key frame, langkah berikutnya kita akan memindahkan ke arah yang berlawanan



Langkah berikutnya kita akan memindahkan Ke arah yang berlawanan ,kita klik bumi dan kita atur ke arah yang berlawanan Dan kembali ke frame 1 klik kanan di layer Bumi dan kita pilih create motion tween



Gambar diatas adalah outputnya

Selasa, 20 Maret 2018

Animasi & Desain Grafis


1. Apakah ada  hubungan antara animasi dan desain grafis, jika ada jelaskan?

Jawaban : Ada, terletak pada unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut termasuk shape, bentuk (form), tekstur garis, ruang dan warna.

2. Definisi Masing-masing dari animasi dan desain grafis?

Jawaban : Animasi adalah sebagai dasar sebuah seni dalam mempelajari gerakan suatu objek, dan gerakan merupakan sesuatu hal yang paling diutamakan agar suatu objek atau karakter dapat terlihat nyata.
Desain Grafis adalah mencakup keterampilan mengolah visual, yang didalamnya termasuk tipografi, ilustrasi, fotografi, olah digital, dan layout. Seorang desainer dituntut memiliki kepekaan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar lingkungan, agar karya yang diciptakan mampu memecahkan sebuah masalah yang ada. Sebelum mengeksekusi sebuah desain, para desainer biasanya melakukan sebuah riset atau penelitian tertentu. Setelah itu, untuk menemukan berbagai macam keywords (kata kunci), desainer melakukan brainstorming, mengenai data hasil riset yang sudah dilakukan.

3. Jenis – jenis Animasi?

Jawaban : Stop Motion Animation/Claymation
Stop Motion Animation atau yang dikenal juga dengan claymation merupakan teknik dalam membuat animasi yang ditemukan oleh Blakton pada sekitar tahun 1906. Teknik ini menggunakan clay atau tanah liat sebagai objeknya. Teknik animasi clay sering digunakan untuk mendapatkan suatu visual efek pada film di tahun 1950-1960an.
Animasi 2Dimensi/2D
Animasi 2 dimensi atau yang disebut dengan kartun. Kartun atau Cartoon didefinisikan sebagai gambar yang lucu, contohnya bisa dilihat di film kartun, banyak gambar yang lucu yang ditunjukkan dan seringkali untuk menghibur, contoh animasi 2d atau kartun adalah Tom & Jerry.
Animasi 3 Dimensi/3D
Dengan semakin berkembangnya teknologi terutama komputer, maka muncul animasi 3 Dimensi. Animasi 3D ini merupakan hasil pengembangan animasi 2D. Dalam animasi 3D objek akan terlihat semakin hidup dan juga nyata. Banyak contoh film dengan menggunakan teknik animasi 3D dan CGI (Computer Generated Imagery).
Animasi Jepang
Animasi jepang atau Anime ini banyak digemari para remaja, contoh film anime diantaranya seperti Naruto, Dragon Ball dan lain sebagainya.

4. Teknologi yang digunakan animasi pada jaman sekarang?

Jawaban : - Animasi dua dimensi (2D), Animasi dua dimensi (2D) adalah Animasi  yang paling akrab dengan keseharian kita. Biasa juga disebut dengan film kartun.
- Animasi tiga dimensi (3D), Animasi tiga dimensi (3D) adalah Pengembangan dari animasi 2D, Perkembangan teknologi dan komputer membuat teknik pembuatan animasi 3D semakin berkembang dan maju pesat, karakter yang diperlihatkan pun semakin hidup dan nyata.
- Animasi clay, Animasi clay adalah  Animasi yang dibuat dengan menggerakkan objek atau model dari boneka ataupun bahan elastis yang terbuat dari clay / tanah liat atau tanah liat sintetis.

Selasa, 02 Januari 2018

Analisis Sistem Cerdas pada Mesin Fotocopy

Analisis Sistem Cerdas pada Mesin Fotokopy



Apakah kamu mengenal mesin fotokopi? Ya, mesin yang dapat menyalin dokumen kita. Tapi, tahukah kamu kalau mesin fotokopi mempunyai sistem cerdasnya?
Sistem cerdas adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagaian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem.
Selanjutnya kita bahas mengenai mesin fotokopi. Mesin fotokopi merupakan mesin penduplikat aneka dokumen yang berfungsi untuk menggandakan sebuah teks, foto atau lainnya.

Bagian-bagian mesin fotocopy:

  1. ADF (Automatic Document Feeder) bagian ini terdapat di atas mesin fotocopy, kegunaan ADF ini adalah selain untuk penutup fotocopy, benda ini juga bisa untuk mengcopy berkas secara otomatis, jadi Anda tidak perlu mengcopy berkas satu-persatu.

  1. Korona bawah, bagian ini letaknya ada di unit pemanas dan berfungsi untuk mengatur keseimbangan jalannya kertas ketika melewati area drum. Di sarankan korona bawah ini secara rutin untuk dibersihkan, banyak yang menyarankan dibersihkan setiap hari kalau mesin tersebut sering digunakan. Maksudnya agar hasil fotocopy senantiasa dalam performa terbaik.

  1. Korona atas, lokasinya ada dibagian unit drum, fungsinya adalah untuk memberikan keseimbangan drum ketika drum mulai menyalin gambar.  Juga disarankan seperti yang saya jelaskan seperti nomor dua.

  1. Lampu Scanner, letaknya ada di permukaan kaca bagian atas, bagian ini berfungsi untuk memindahi atau Scan berkas yang sedang disalin. Sebaiknya ketika lampu Scaner ini menyala, maka jangan di lihat karena dapat menyebabkan mata kita rusak, karena sinar lampu Scaner ini termasuk sinar ultraviolet, yang dimana sangat membahayakan bagi kesehatan mata kita.

  1. Kaset kertas / baki kertas, lokasinya dibagian bawah fotocopy, bagian ini berfungsi untuk menampung kertas yang akan difotocopy, sebaiknya ketika akan mengisi kertas, disarankan pelan-pelan dalam mengisinya karena bagian ini mudah patah.

  1. Stack Bypass, lokasinya ada disamping mesin fotocopy, fungsinya untuk jalur cepat dalam pengcopyan.

  1. Developing, fungsinya untuk menampung toner atau tinta yang akan masuk pada area drum. Hati-hatilah ketika memasukkan komponen ini, karena lokasinya berdampingan dengan drum, maksudnya agar tidak terjadi kontak fisik dengan drum, disarankan ketika memasukkan harus sejajar, tidak boleh miring.

  1. Drum, fungsinya adalah untuk mencetak gambar yang dihasilkan dari proyeksi yang dipantulkan, dari berbagai spare part yang ada di dalam mesin fotocopy, bagian Drum inilah harganya yang paling mahal yakni sekitar 6-8 juta per unit. Nah untuk itu lebih berhati-hatilah dengan Drum mesin fotocopy Anda. Ciri-ciri drum yang masih bagus adalah jika Anda Blank hitam maka hasil yang didapat full hitam (tidak ada bintik-bintik putih), jika setelah di blank hitam lalu hasil yang didapat terdapat bintik-bintik putih berarti kualitas drum Anda sudah tidak bagus lagi.
  1. Pemanas atau Heater, letaknya ada dibagian unit 1. Fungsi dari pemanas atau heater adalah untuk mengepres hasil fotocopy agar hasil yang didapat tidak luntur. Hati-hati dengan pemanas atau heater ini karena terdapat upper roll dan lower roll yang suhunya sangat panas, jika disentuh dengan tangan maka tangan Anda bisa cedera.

  1. Cleaning Blade, letaknya ada dibagian unit drum, fungsi dari cleaning blade adalah untuk membersihkan sisa-sisa toner atau tinta yang menempel di permukaan drum. Jika cleaning blade ini sudah bocor maka hasil fotocopy akan mengalami bergaris hitam yang panjang.

  1. Laser, fungsinya adalah untuk memproses gambar yang kemudian diteruskan ke drum untuk pencetakan.

  1. Power Supply, komponen ini berfungsi untuk meyuplai tenaga listrik mesin fotocopy.

  1. Sponge Roll, bagian ini terdapat pada penarik kertas, fungsinya untuk menarik kertas. Ciri-ciri dari Sponge Roll yang masih bagus adalah permukaannya masih rata, namun yang sudah jelek adalah permukaannya sudah tidak rata serta kadang ada yang sobek.

  1. Regist, berfungsi untuk pendaftaran kertas ketika akan masuk ke area drum. Ciri-ciri Regist roll yang masih bagus adalah permukaannya masih rata dan agak kasar.

  1. Duplek atau unit 2, berfungsi untuk bolak-balik kertas dan pengurutan kertas. Lokasi duplek ini biasanya ada dibagian bawah pemanas atau unit 1.

  1. Sensor Developing, berfungsi untuk mendeteksi adanya tinta atau toner pada developing, jika sensor ini mengalami kerusakan, maka mesin fotocopy akan memunculkan kode error.

  1. Claw atau kuku, letaknya ada dibagian unit pemanas, tepatnya diantara lower roll dan upper roll.

  1. Termistor, berfungsi untuk mengukur suhu panasnya mesin fotocopy. Lokasi spare part ini di pemanas atau heater.

  1. Hardisk, befungsi untuk menyimpan data atau sistem pada mesin fotocopy, mesin fotocopy sekarang ini sudah terdapat hardisk untuk peyimpanan data.

  1. Mainboard, komponen ini berfungsi untuk mengontrol kinerja DC control mesin fotocopy. Harga mainboard ini lumayan mahal jika terjadi kerusakan.



Lalu, dimanakah sistem cerdas dari mesin fotokopi itu sendiri? Kita akan melihatnya di bawah ini.
Cara kerja dari mesin fotokopi :

  1. Dokumen yang ingin disalin diletakkan di atas baki kertas.

  1. Memasukkan berapa perulangan persalinan yang dibutuhkan.

  1. Dokumen disalin oleh lampu scanner dan foto salinan tersebut tersimpan ke dalam memori yaitu pada harddisk.

  1. Apabila kertas untuk mencetak sudah terdapat pada penampang kertas, maka kita bisa melanjutkan ke langkah selanjutnya. Bila tidak, mesin akan memberitahukan bahwa kertas belum tersedia pada penampang. Kita masukkan kertas dan lanjut ke langkah selanjutnya.

  1. Kertas yang ada di penampang akan tertarik oleh drum dan serbuk tinta ditempelkan pada kertas sesuai dengan foto salinan.

  1. Serbuk tinta tersebut dipanaskan dan dilelehkan oleh drum sehingga tinta tersebut dapat melekat pada kertas.

  1. Dokumen telah tercetak. Apabila terdapat perulangan percetakan, kembali ke nomor 5. Apabila tidak mengalami perulangan, proses pencetakan mesin fotokopi telah selesai.


Dari melihat cara kerja di atas, dapat kita lihat bahwa mesin fotokopi bekerja seperti tingkah laku manusia dalam hal menyalin dan sesuai dengan pengertian sistem cerdas di atas bahwa sistem cerdas mengadopsi sebagaian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem. Dalam hal ini, kita telah membuktikan bahwa mesin fotokopi menganut sistem cerdas.






 Sumber: